archive-id.com » ID » P » PUSLITKARET.CO.ID

Total: 270

Choose link from "Titles, links and description words view":

Or switch to "Titles and links view".
  • AKTIVITAS METABOLISME BEBERAPA KLON KARET PADA BERBAGAI FREKUENSI SADAP DAN STIMULASI
    English Version Skip to content AKTIVITAS METABOLISME BEBERAPA KLON KARET PADA BERBAGAI FREKUENSI SADAP DAN STIMULASI Stimulasi merupakan bagian penting dalam sistem eksploitasi tanaman karet untuk meningkatkan produksi Munculnya banyak klon menuntut pengetahuan mengenai hubungan antara produksi lateks dengan kondisi fisiologis tanaman untuk mengoptimalkan penggunaan stimulan sehingga sistem eksploitasi yang diterapkan tidak mengalami over atau under eksploitasi Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metabolisme klon PB 260 RRIM 600 dan PB 217 pada berbagai frekuensi sadap maupun stimulasi Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Sembawa mulai April 2010 sampai Maret 2012 dengan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan sistem sadap dan 3 ulangan menggunakan klon PB 260 RRIM 600 dan PB 217 tahun tanam 2004 Hasil penelitian menunjukkan klon berproduksi tinggi quick starter dengan kandungan sukrosa rendah dan fosfat anorganik tinggi seperti PB 260 hanya membutuhkan pelukaan wounding untuk mengaktifkan metabolisme sel lateks tidak membutuhkan stimulan dengan frekuensi yang tinggi untuk meningkatkan produksi Stimulasi pada klon berproduksi tinggi hanya berfungsi untuk mengurangi adanya hambatan aliran Sementara klon RRIM 600 dan PB 217 membutuhkan stimulan untuk mengaktifkan metabolisme sel lateks Frekuensi stimulasi optimal untuk RRIM 600 dan PB 217 masing masing adalah 12 y dan 24 y Kegiatan Previous Selanjutnya 1

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/99-jurnal-penelitian-karet-31-110.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • PENGGUNAAN STIMULAN SEJAK AWAL PENYADAPAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI KLON IRR 39
    39 Salah satu klon unggul dalam periode 2010 2014 yang banyak dikembangkan saat ini adalah klon IRR 39 Klon IRR 39 tergolong ke dalam kelompok klon penghasil lateks kayu dengan produksi awal rendah Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelemahan tersebut adalah dengan memberikan perlakuan stimulan sejak awal penyadapan Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bagaimana pengaruh penggunaan stimulan sejak awal penyadapan untuk peningkatan produksi klon IRR 39 Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Sembawa menggunakan rancangan acak kelompok RAK dengan lima perlakuan aplikasi stimulan dan dua ulangan Pemberian stimulan sejak awal penyadapan terbukti dapat meningkatkan produksi g p s dari 164 181 terhadap kontrol Perlakuan S 2 d4 Ethrel 2 dan S 2 d4 Ethrel 2 5 menghasilkan produksi kg ha th lebih rendah karena jumlah hari sadap yang lebih sedikit dibanding kontrol Peningkatan produksi karet kering kg ha th selama 7 tahun pengamatan terdapat pada perlakuan S 2 d3 Ethrel 2 5 136 terhadap kontrol dan S 2 d3 Ethrel 2 123 terhadap kontrol Perlakuan S 2 d3 Ethrel 2 5 memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya Penggunaan stimulan sejak awal sadap ternyata tidak berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan lilit batang pertumbuhan kulit

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/100-jurnal-penelitian-karet-31-117.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • ISOLASI DAN KARAKTERISASI GEN SITRAT SINTASE BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DARI FILOSFER Hevea brasiliensis Muell. Arg
    English Version Skip to content ISOLASI DAN KARAKTERISASI GEN SITRAT SINTASE BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DARI FILOSFER Hevea brasiliensis Muell Arg Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri utama di dalam rizosfer yang mempunyai sifat sifat yang dapat dimanfaatkan di dalam pertanian dan lingkungan Bakteri tersebut mensekresikan asam organik yang dapat melepaskan fosfor dan melindungi akar dari keracunan aluminium Sitrat merupakan asam organik yang dominan disekresikan oleh Pseudomonas di dalam tanah Sitrat menunjukkan afinitas terhadap aluminium dan menyediakan fosfor yang lebih tinggi dibandingkan asam organik lainnya Asam organik ini disintesis dari sebuah reaksi antara aksaloasetat dan asetil KoA dikatalisis oleh sitrat sintase CS di dalam siklus Kreb Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi dan meng karakterisasi sitrat sintase dari Pseudomonas aeruginosa yang telah diisolasi dari permukaan daun tanaman karet Primer spesifik untuk gen CS didesain berdasarkan sekuen gen sitrat sintase beberapa bakteri yang disimpan di Genbank Primer tersebut digunakan untuk mengamplifikasi gen CS dengan menggunakan mesin PCR Gen CS telah berhasil diisolasi dari bakteri filosfere Pseudomonas aerugunosa Gen CS Pseudomonas aeruginosa PaCS tersebut terdiri atas 1287 pb dan menyandikan 428 asam amino PaCS mempunyai kesamaan asam amino yang tinggi dan hidrofobisitas dengan CS bakteri lainnya dan diduga mempunyai persamaan aktivitas enzim Kegiatan Previous Selanjutnya 1

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/101-jurnal-penelitian-karet-31-127.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • EVALUASI PENGOLAHAN DAN MUTU BAHAN OLAH KARET RAKYAT (BOKAR) DI TINGKAT PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
    dilakukan dengan metode survei dengan memilih sampel secara purposive yaitu daerah daerah yang merupakan sentra karet Pengambilan data dilakukan melalui metode Focus Group Discussion FGD yang melibatkan perangkat perangkat desa dan diikuti wawancara dengan petani dan pengamatan visual terhadap mutu bokar yang dihasilkan petani Hasil survei menunjukkan bahwa penerapan Permentan dan Permendag belum dilaksanakan sepenuhnya di tingkat petani Hal ini dikarenakan peraturan dari lembaga pemasaran yang belum tegas untuk menolak

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/102-jurnal-penelitian-karet-31-139.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • EVALUASI PENGOLAHAN DAN MUTU BAHAN OLAH KARET RAKYAT (BOKAR) DI TINGKAT PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
    dilakukan dengan metode survei dengan memilih sampel secara purposive yaitu daerah daerah yang merupakan sentra karet Pengambilan data dilakukan melalui metode Focus Group Discussion FGD yang melibatkan perangkat perangkat desa dan diikuti wawancara dengan petani dan pengamatan visual terhadap mutu bokar yang dihasilkan petani Hasil survei menunjukkan bahwa penerapan Permentan dan Permendag belum dilaksanakan sepenuhnya di tingkat petani Hal ini dikarenakan peraturan dari lembaga pemasaran yang belum tegas untuk menolak

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/102-jurnal-penelitian-karet-31-149.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • PEMANFAATAN HASIL PIROLISIS LIMBAH BAN BEKAS SEBAGAI BAHAN PELUNAK UNTUK PEMBUATAN BARANG JADI KARET
    penelitian konversi limbah ban bekas menjadi bahan pelunak barang jadi karet dengan proses pirolisis Pirolisis dilakukan pada suhu 4000C 5000C selama 2 3 jam menghasilkan cairan pirolisat dengan nilai berat jenis spesifik 1 0139 viskositas kinematis pada 2100F sebesar 7 063 cst titik tuang 60C dan titik nyala 156 50C Pirolisat yang digunakan pada percobaan sebesar 5 7 dan 10 bsk sebagai bahan pelunak pada vulkanisat yang dibandingkan dengan vulkanisat

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/103-jurnal-penelitian-karet-31-149.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • STUDI KINETIKA VULKANISASI BELERANG PADA KOMPON KARET ALAM TANPA BAHAN PENGISI
    parameter yang berpengaruh dalam vulkanisasi diantaranya temperatur vulkanisasi waktu pra vulkanisasi laju vulkanisasi dan waktu optimum proses vulkanisasi Untuk menentukan laju vulkanisasi pada sistem vulkanisasi belerang dapat diukur dengan menggunakan alat rheometer Data hasil pengujian rheometer dapat digunakan untuk menghitung konstanta laju reaksi dan energi aktivasi berdasarkan persamaan Arrhenius Penelitian ini melakukan studi tentang kinetika reaksi vulkanisasi belerang pada kompon karet alam tanpa bahan pengisi untuk ketiga sistem vulkanisasi belerang

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/104-jurnal-penelitian-karet-31-159.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • PENGUJIAN ADAPTASI BEBERAPA KLON KARET PADA MASA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN
    tanaman belum menghasilkan Sebanyak sembilan klon karet yaitu IRR 5 IRR 104 IRR 112 IRR 118 IRR 119 IRR 230 PB 217 RRIM 921 RRII 105 dan klon pembanding PB 260 diuji dalam penelitian ini Pengujian adaptasi dilakukan pada dua daerah yang memiliki agroekosistem yang berbeda yaitu Gunung Tua yang terletak di Kabupaten Padang Lawas Utara memiliki iklim yang lebih kering dan Batang Toru terletak di Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki iklim yang lebih basah Pengujian adaptasi dibangun pada tahun 2005 dan 2007 dengan menggunakan rancangan acak kelompok RAK Pengamatan karakter pertumbuhan lilit batang dilakukan pada umur 2 3 dan 4 tahun sedangkan karakter tebal kulit dan anatomi kulit diamati pada umur 4 tahun Intensitas serangan penyakit gugur daun Oidium Colletotrichum dan Corynespora diamati pada umur 3 tahun Hasil pengujian menunjukkan bahwa klon IRR 104 dan IRR 118 memiliki pertumbuhan yang cukup jagur di daerah kering sedangkan klon IRR 5 IRR 112 PB 217 dan RRIM 921 memiliki pertumbuhan paling jagur pada kondisi iklim lebih basah Berdasarkan karakter tebal kulit dan anatomi kulit menunjukkan klon IRR 5 PB 217 RRII 105 dan RRIM 921 memiliki karakter tebal kulit paling tinggi sedangkan klon IRR 5 IRR 104 IRR 112 IRR 118 dan

    Original URL path: http://puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/105-jurnal-penelitian-karet-32-1.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive