archive-id.com » ID » P » PUSLITKARET.CO.ID

Total: 267

Choose link from "Titles, links and description words view":

Or switch to "Titles and links view".
  • SIFAT MEKANIK VULKANISAT CAMPURAN KARET ALAM-KARET POLIBUTADIEN DENGAN BAHAN PENGISI ORGANOBENTONIT TEREKSPANSI | Faturrohman | Jurnal Penelitian Karet
    Volume 33 Nomor 1 Tahun 2015 Faturrohman SIFAT MEKANIK VULKANISAT CAMPURAN KARET ALAM KARET POLIBUTADIEN DENGAN BAHAN PENGISI ORGANOBENTONIT TEREKSPANSI Muhammad Irfan Faturrohman Arief Ramadhan Abstract Komposit campuran karet alam NR dan karet polibutadien BR dengan bahan pengisi organobentonit terekspansi dibuat dengan cara pelelehan kompon di dalam open mill Karakteristik pematangan dan sifat mekanik vulkanisat campuran NR BR dengan bahan pengisi organobentonit terekspansi OBT dibandingkan dengan vulkanisat campuran NR BR 60 40 dengan bahan pengisi carbon black CB dan silika Si dalam jumlah yang sama Organobentonit terekspansi dihasilkan dari interkalasi asam stearat ke dalam organobentonit sehingga didapatkan organobentonit dengan basal spasi yang cukup besar agar karet mudah masuk ke dalam galeri organobentonit Hasil menunjukkan bahwa torsi maksimum dari kompon campuran NR BR dengan bahan pengisi OBT lebih kecil bila dibandingkan dengan kompon campuran NR BR dengan bahan pengisi CB dan Si Namun DS t 90 dan ts 2 relatif sama Sifat mekanik dari vulkanisat campuran NR BR dengan bahan pengisi OBT lebih baik dibandingkan dengan vulkanisat campuran NR BR dengan bahan pengisi CB Kuat tarik perpanjangan putus kekuatan sobek dan ketahanan kikis dari vulkanisat campuran NR BR dengan bahan pengisi OBT masing masing sebesar 12 57 MPa 530 1 86

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/172 (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • SINTESIS ASAM DIMER DARI MINYAK BUNGA MATAHARI DENGAN REAKSI DIELS-ALDER UNTUK MENGHASILKAN BAHAN BAKU SELF-HEALING RUBBER | Purbaya | Jurnal Penelitian Karet
    dari minyak bunga matahari telah dilakukan dengan menggunakan reaksi Diels Alder Reaksi ini dilakukan dengan mereaksikan asam linoleat yang terkandung di dalam minyak bunga matahari dengan asam akrilat Hasil reaksi diharapkan dapat digunakan untuk sintesis self healing rubber Karet ini memiliki kemampuan untuk dapat tersambung kembali setelah diputuskan menjadi beberapa bagian Reaksi Diels Alder dikonfirmasi dengan melakukan analisis nuclear magnetic resonance NMR dan infra merah spektroskopi Hasil reaksi menunjukkan bahwa

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/174 (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • UJI COBA PEMBUATAN PELUNAK KARET ALAMI BERBASIS MINYAK JARAK PAGAR EPOKSI | Kinasih | Jurnal Penelitian Karet
    karet NBR dan mampu menggantikan pelunak dioktil flalat DOP Kompatibilitas yang baik serta besarnya peluang pasar minyak nabati epoksi yang mencapai 50 ribu ton per tahun maka perlu dilakukan upaya untuk memproduksi minyak jarak pagar epoksi dalam skala lebih besar Pada penelitian ini akan digunakan hasil percobaan laboratorium sebagai acuan peningkatan skala produksi minyak jarak pagar epoksi Proses produksi peningkatan skala dilakukan dengan sistem batch Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kondisi

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/175 (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • POLA MUSIMAN PRODUKSI DAN GUGUR DAUN PADA KLON PB 260 DAN RRIC 100 | Siregar | Jurnal Penelitian Karet
    H S Siregar Abstract Pada tanaman karet pertumbuhan dan produksi adalah dua peubah agronomi penting yang sangat dipengaruhi oleh variasi iklim Pola iklim tahunan yang berbeda pada utara dan selatan khatulistiwa menyebabkan waktu puncak produksi pada kedua kawasan tersebut juga berbeda mengikuti pola pertumbuhan dan gugur daun Untuk mengetahui respon klon PB 260 dan RRIC 100 terhadap perubahan musim maka dilakukan penelitian pada tahun 2011 2012 di blok etalase Kebun Percobaan Balai Penelitian Sungei Putih yang berada 3 0 di utara khatulistiwa Tiap tiap klon tersusun menurut Rancangan Acak Lengkap RAL dengan 2 ulangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ml lateks tanaman PB 260 memiliki korelasi yang nyata dengan jumlah daun gugur Kadar Karet Kering KKK dan curah hujan sedangkan korelasi produksi tidak nyata dengan persentase air tanah persentase air daun dan jumlah air yang tertampung Pada RRIC 100 produksi nyata berkorelasi dengan curah hujan Pengamatan produksi pada kedua klon tersebut menunjukkan bahwa produksi terendah terjadi pada bulan April Sedangkan produksi tertinggi diperoleh PB 260 pada bulan Agustus dan RRIC 100 pada bulan September Secara umum KKK RRIC 100 lebih tinggi dibandingkan PB 260 Klon PB 260 mengalami jumlah daun gugur yang lebih tinggi hingga April tetapi pada bulan Mei

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/155 (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • KERAGAMAN GENETIK TANAMAN KARET (HEVEA BRASILIENSIS MUELL ARG) DARI HASIL PERSILANGAN INTERSPESIFIK | Woelan | Jurnal Penelitian Karet
    tahun 1981 Peluang untuk mendapatkan genotipe unggul baru akan lebih besar dengan menggunakan persilangan antara RRIM 600 X PN 1546 Tahapan awal dalam pemuliaan tanaman karet adalah dengan memilih genotipe terbaik di pengujian seedling evaluation trial SET Seleksi genotipe dilakukan berdasarkan parameter potensi produksi lateks dan kayu pertumbuhan tanaman lilit batang ketebalan kulit anatomi kulit jumlah dan diameter pembuluh lateks jumlah partikel karet serta fisiologi lateks indeks penyumbatan indeks produksi kecepatan aliran lateks kadar karet kering sukrosa tiol fosfat Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe hasil persilangan klon RRIM 600 X PN 1546 menunjukkan keragaman yang tinggi untuk produksi lateks maupun produksi kayu Karakter lilit batang tebal kulit jumlah pembuluh lateks indeks produksi dan kecepatan aliran lateks menunjukkan adanya korelasi yang sangat nyata dengan produksi lateks Adanya hubungan di antara 12 komponen produksi ditunjukkan dengan besaran nilai koefisien determinasi yaitu R 2 92 7 dan sisanya 27 0 informasinya belum diketahui Komponen produksi yang mempunyai pengaruh langsung cukup tinggi terhadap produksi yaitu pembuluh lateks 0 722 partikel karet 0 591 lilit batang 0 588 dan tebal kulit 0 556 Berdasarkan analisis lintas dan regresi bertatar diketahui bahwa jumlah partikel karet dan jumlah pembuluh lateks memiliki pengaruh langsung paling besar sekaligus bebas

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/157 (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • KEEFEKTIFAN BEBERAPA FUNGI ANTAGONIS (trichoderma sp) DALAM BIOFUNGISIDA ENDOHEVEA TERHADAP PENYAKIT JAMUR AKAR PUTIH (Rigidoporus microporus) DI LAPANGAN | Fairuzah | Jurnal Penelitian Karet
    BEBERAPA FUNGI ANTAGONIS trichoderma sp DALAM BIOFUNGISIDA ENDOHEVEA TERHADAP PENYAKIT JAMUR AKAR PUTIH Rigidoporus microporus DI LAPANGAN Zaida Fairuzah Cici Indriani Dalimunthe Karyudi Karyudi Soleh Suryaman Wiwik E Widhayati Abstract Penyakit jamur akar putih JAP yang disebabkan oleh Rigidoporus microporus menimbulkan kerugian ekonomi yang tinggi di perkebunan karet hingga Rp 1 8 triliun tahun Penyakit ini menyerang semua stadia tanaman karet baik di pembibitan kebun entres TBM maupun TM Saat ini pengendalian jamur akar putih masih menggunakan fungisida kimia berbahan aktif seperti heksakonazol tridemorf dan triadimefon Pengendalian dengan fungisida kimia lebih mahal bila dibandingkan dengan biofungisida selain itu tidak bersifat ramah lingkungan Suatu kemajuan ditunjukkan oleh beberapa perkebunan yang telah mengadopsi penggunaan biofungisida Endohevea merupakan salah satu biofungisida yang dapat mengendalikan JAP Biofungisida ini terdiri atas beberapa fungi yang tergolong ke dalam genus Trichoderma yang bersifat antagonis terhadap JAP Keefektifan biofungisida Endohevea diketahui dengan penyiraman biofungisida secara langsung ke pangkal batang tanaman yang terserang dengan skala serangan beragam skala 1 2 atau 3 dengan perlakuan banyaknya aplikasi 1 kali aplikasi dan 2 kali aplikasi dan perlakuan dosis 1 tablet liter air tanaman dan 1 tablet 5 liter air 5 tanaman dan kontrol tanpa aplikasi Parameter pengamatan yang diuji adalah persentase

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/158 (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • POTENSI KULTUR CAMPURAN BAKTERI ENDOFIT SEBAGAI PEMACU PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KARET | Hidayati | Jurnal Penelitian Karet
    Bestari Kontak Kebijakan Editorial Pedoman Pengajuan Naskah Home Volume 32 Nomor 2 Tahun 2014 Hidayati POTENSI KULTUR CAMPURAN BAKTERI ENDOFIT SEBAGAI PEMACU PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KARET Umi Hidayati Iswandi Anas Chaniago Abdul Munif Siswanto Siswanto Dwi Andreas Santosa Abstract Bakteri endofit adalah bakteri yang hidup dalam jaringan tanaman dapat diisolasi melalui sterilisasi permukaan jaringan tanaman Isolasi bakteri endofit dari tanaman karet yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan sangat penting dilakukan Pembuatan kultur campuran dari bakteri endofit diharapkan meningkatkan potensi dalam memacu pertumbuhan yang dapat meningkatkan kualitas bibit batang bawah tanaman karet Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan kultur campuran bakteri endofit sebagai pemacu pertumbuhan bibit tanaman karet Lima bakteri endofit dari tanaman karet yang berpotensi sebagai pemacu pertumbuhan yaitu Bacillus cereus KPD6 Pseudomonas aeruginosa KPA32 Brachybacterium paraconglomeratum LPD74 bacterium bakteri tidak dikenal LPD76 dan Providencia vermicola KPA38 diuji kompatibilitas untuk mendapatkan kultur campuran yang dapat meningkatkan pertumbuhan bibit batang bawah PB 260 Semua bakteri endofit terpilih kompatibel satu dengan yang lain Aplikasi kultur campuran untuk meningkatkan pertumbuhan bibit batang bawah PB 260 memberikan hasil 2 kultur campuran terbaik Kultur campuran 1 terdiri 2 spesies bakteri yaitu Brachybacterium paraconglomeratum LPD74 dan Providencia vermicola KPA38 Kultur campuran 2 terdiri 3 spesies bakteri yaitu

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/159 (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • PROSPEK PENGEMBANGAN INDUSTRI HILIR PENGOLAHAN KARET DI PROVINSI JAMBI | Napitupulu | Jurnal Penelitian Karet
    Naskah Home Volume 32 Nomor 2 Tahun 2014 Napitupulu PROSPEK PENGEMBANGAN INDUSTRI HILIR PENGOLAHAN KARET DI PROVINSI JAMBI Dompak M T Napitupulu Zulkifli Alamsyah Elwamendri Elwamendri Abstract Karet alam telah diusahakan pada tingkat perkebunan karet rakyat di Provinsi Jambi sejak lebih dari seratus tahun yang lalu Kontribusinya yang cukup besar terhadap perekonomian daerah menyebabkan karet alam dianggap sebagai salah satu komoditas unggulan Provinsi Jambi Namun kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani produsen belum terlihat nyata Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi persepsi petani karet rakyat terhadap pengembangan industri berbahan baku karet secara lokal dan mengidentifikasi faktor faktor lingkungan strategis yang dapat mempengaruhi pengembangan industri hilir pengolahan karet alam di Provinsi Jambi Penelitian ini dilakukan di tiga kabupaten sentra produksi karet alam di Provinsi Jambi yakni di Kabupaten Muaro Jambi Bungo dan Sarolangun Data dihimpun dengan metode survei dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif Strategi pengembangan usaha didekati dengan metode analisis SWOT sementara kelayakan pengembangan usaha dianalisis dengan menggunakan analisis arus dana cash flow Hasil analisis menunjukkan bahwa upaya pengembangan industri hilir berbahan baku karet alam direspons dengan sangat baik oleh petani karet rakyat Pada umumnya 78 33 responden setuju jika industri hilir pengolahan karet alam dikembangkan di lokasi penelitian

    Original URL path: http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk/article/view/160 (2016-02-15)
    Open archived version from archive