archive-id.com » ID » P » PUSLITKARET.CO.ID

Total: 263

Choose link from "Titles, links and description words view":

Or switch to "Titles and links view".
  • Jurnal Penelitian Karet
    Pusat Penelitian Karet 6 Radite TISTAMA Utut WIDYASTUTI dan SUHARSONO ISOLASI DAN KARAKTERISASI GEN SITRAT SINTASE BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DARI FILOSFER Hevea brasiliensis Muell Arg Jurnal Penelitian Karet 2013 31 2 127 138 Pusat Penelitian Karet 7 Lina Fatayati SYARIFA Dwi Shinta AGUSTINA dan Cicilia NANCY EVALUASI PENGOLAHAN DAN MUTU BAHAN OLAH KARET RAKYAT BOKAR DI TINGKAT PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN Jurnal Penelitian Karet 2013 31 2 139 148 Pusat Penelitian Karet 8 Asron F FALAAH Adi CIFRIADI dan Dadi R MASPANGER PEMANFAATAN HASIL PIROLISIS LIMBAH BAN BEKAS SEBAGAI BAHAN PELUNAK UNTUK PEMBUATAN BARANG JADI KARET Jurnal Penelitian Karet 2013 31 2 149 158 Pusat Penelitian Karet 9 Adi CIFRIADI dan Asron F FALAAH STUDI KINETIKA VULKANISASI BELERANG PADA KOMPON KARET ALAM TANPA BAHAN PENGISI Jurnal Penelitian Karet 2013 31 2 159 167 Pusat Penelitian Karet JURNAL PENELITIAN KARET 2014 vol 32 No 1 1 SAYURANDI Irwan SUHENDRY dan Syarifah Aini PASARIBU PENGUJIAN ADAPTASI BEBERAPA KLON KARET PADA MASA TANAMAN BELUM MENGHASILKAN Jurnal Penelitian Karet 2014 32 1 1 9 Pusat Penelitian Karet 2 Nurhawaty SIAGIAN dan Tumpal H S SIREGAR Pertumbuhan Dan Produktivitas Awal Tanaman Karet Berbatang Bawah Banyak Jurnal Penelitian Karet 2014 32 1 10 20 Pusat Penelitian Karet 3 JUNAIDI ATMININGSIH dan Nurhawaty SIAGIAN PENGARUH JENIS MATA ENTRES DAN KLON TERHADAP KEBERHASILAN OKULASI DAN PERTUMBUHAN TUNAS PADA OKULASI HIJAU DI POLIBEG Jurnal Penelitian Karet 2014 32 1 21 30 Pusat Penelitian Karet 4 Asmarlaili Sahar HANAFIAH Afifuddin DALIMUNTHE dan Nini RAHMAWATI POTENSI DAN KOMPATIBILITAS MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULAR MVA DENGAN BIBIT TANAMAN KARET Hevea brasiliensis MUELL Arg KLON PB 260 Jurnal Penelitian Karet 2014 32 1 31 36 Pusat Penelitian Karet 5 Zaida FAIRUZAH Cici Indriani DALIMUNTHE dan AIDI DASLIN EFEKTIVITAS BAKTERI ANTAGONIS Pseudomonas sp UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT CABANG JAMUR UPAS Corticium salmonicolor Jurnal Penelitian Karet 2014

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/id/publikasi/jurnal-penelitian-karet.html?tmpl=component&print=1&page= (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • KETAHANAN GENETIK BERBAGAI KLON KARET INTRODUKSI TERHADAP PENYAKIT GUGUR DAUN
    penyakit gugur daun karet menggunakan rancangan acak lengkap tiga ulangan dan 20 perlakuan klon Klon introduksi yang diuji terdiri dari klon asal Malaysia PB 260 PB 217 PB 254 PB 312 PB 314 PB 330 PB 340 PB 350 PB 359 PB 366 RRIM 901 RRIM 908 RRIM 911 RRIM 921 RRIM 937 asal Sri Langka RRIC 100 RRIC 102 RRIC 110 dan asal India RRII 105 RRII 176 Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan resistensi klon yang diuji terhadap patogen dari C cassiicola C gloeosporioides dan O heveae Klon yang tergolong resisten terhadap C gloeosporioides adalah RRIC 100 moderat resisten PB 254 PB 260 PB 312 PB 314 PB 340 PB 366 RRIM 911 RRIM 921 RRIC 102 moderat PB 330 PB 350 PB 359 RRIM 901 RRIM 908 RRIC 110 RRII 105 RRII 176 dan moderat rentan PB 217 RRIM 937 Tidak ada klon yang diuji tergolong resisten terhadap O heveae sedangkan yang tergolong moderat resisten adalah PB 260 PB 217 PB 254 PB 312 PB 314 PB 350 PB 359 RRIM 908 RRIM 911 RRIM 921 RRIM 937 RRIC 100 RRIC 110 RRII 105 RRII 176 moderat PB 330 PB 366 RRIM 901 RRIC 102 dan moderat rentan

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/96-jurnal-penelitian-karet-31-79.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • PENILAIAN BEBERAPA SISTEM EVALUASI LAHAN YANG TELAH EKSISTING UNTUK TANAMAN KARET
    agri bisnis karet ditentukan oleh persyaratan teknis yaitu kesesuaian lahan yang sangat dibutuhkan sebelum pengambilan keputus an Beberapa sistem evaluasi lahan telah dikembangkan Pusat Penelitian Karet diantaranya oleh Pangudijatno tahun 1983 GP Sugiyanto tahun 1987 SG Sugiyanto et al tahun 1998 SE dan Thomas Wijaya tahun 2008 TW Penelitian ini membandingkan beberapa sistem evaluasi lahan berdasarkan data sekunder dari Pusat Penelitian Karet pada delapan lokasi di seluruh Indonesia Sistem yang dibandingkan terdiri dari lima sistem empat diantaranya yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Karet dan satu dari Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat yang dikembangkan pada tahun 1997 PT Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa PT vs GP dan PT vs TW menunjukkan korelasi sedang dengan nilai koefisien 0 27 dan 0 44 Korelasi yang kuat terjadi pada PT vs SG PT vs SE GP vs SE GP vs TW and SE vs SG dengan koefisien korelasi berturut turut 0 54 0 63 0 63 0 72 dan 0 73 Uji korelasi antara SG vs GP TW vs SG dan TW vs SE menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan nilai koefisien 0 76 0 77 dan 0 82 Dari seluruh uji korelasi antar beberapa sistem tersebut hanya uji korelasi GP vs SG SG

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/97-jurnal-penelitian-karet-31-88.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • ALTERNATIF SISTEM SADAP KLON RRIC 100 MULAI BUKA SADAP
    KLON RRIC 100 MULAI BUKA SADAP Stimulan etefon atau gas telah umum digunakan pada perkebunan khususnya di perkebunan besar Penggunaan stimulan harus dikombinasikan dengan penurunan intensitas penyadapan melalui pengurangan panjang irisan sadap Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengevaluasi pengaruh berbagai sistem sadap terhadap produksi dan parameter fisiologi sejak buka sadap Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Sembawa mulai Maret sampai Desember 2011 Penelitian disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 perlakuan sistem sadap dan 8 ulangan menggunakan klon RRIC 100 tahun tanam 2004 Perlakuan antara lain S 2 d3 S 2 d3 ET2 5 Ga1 12 y m S 2 d3 ET2 5 Ga1 24 y 2w Sc20 U d3 ETG 12 y m Sc20 U d3 ETG 24 y 2w dan Sc20 U d3 ET2 5 Ba1 24 y 2w Hasil penelitian menunjukkan sistem sadap S 2 d3 ET2 5 Ga1 12 y m atau Sc20 U d3 ETG 12 y m mampu meningkatkan produksi tanpa menimbulkan pengaruh negatif terhadap karakter fisiologi Namun demikian penggunaan stimulan gas pada tanaman muda perlu pertimbangan risiko kering alur sadap Penyadapan ke arah atas memiliki kecenderungan lebih tebal dalam konsumsi kulit dan tumpahnya lateks dari alur sadap karena itu penyadap sebaiknya

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/98-jurnal-penelitian-karet-31-102.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • AKTIVITAS METABOLISME BEBERAPA KLON KARET PADA BERBAGAI FREKUENSI SADAP DAN STIMULASI
    English Version Skip to content AKTIVITAS METABOLISME BEBERAPA KLON KARET PADA BERBAGAI FREKUENSI SADAP DAN STIMULASI Stimulasi merupakan bagian penting dalam sistem eksploitasi tanaman karet untuk meningkatkan produksi Munculnya banyak klon menuntut pengetahuan mengenai hubungan antara produksi lateks dengan kondisi fisiologis tanaman untuk mengoptimalkan penggunaan stimulan sehingga sistem eksploitasi yang diterapkan tidak mengalami over atau under eksploitasi Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metabolisme klon PB 260 RRIM 600 dan PB 217 pada berbagai frekuensi sadap maupun stimulasi Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Sembawa mulai April 2010 sampai Maret 2012 dengan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan sistem sadap dan 3 ulangan menggunakan klon PB 260 RRIM 600 dan PB 217 tahun tanam 2004 Hasil penelitian menunjukkan klon berproduksi tinggi quick starter dengan kandungan sukrosa rendah dan fosfat anorganik tinggi seperti PB 260 hanya membutuhkan pelukaan wounding untuk mengaktifkan metabolisme sel lateks tidak membutuhkan stimulan dengan frekuensi yang tinggi untuk meningkatkan produksi Stimulasi pada klon berproduksi tinggi hanya berfungsi untuk mengurangi adanya hambatan aliran Sementara klon RRIM 600 dan PB 217 membutuhkan stimulan untuk mengaktifkan metabolisme sel lateks Frekuensi stimulasi optimal untuk RRIM 600 dan PB 217 masing masing adalah 12 y dan 24 y Kegiatan Previous Selanjutnya 1

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/99-jurnal-penelitian-karet-31-110.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • PENGGUNAAN STIMULAN SEJAK AWAL PENYADAPAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI KLON IRR 39
    39 Salah satu klon unggul dalam periode 2010 2014 yang banyak dikembangkan saat ini adalah klon IRR 39 Klon IRR 39 tergolong ke dalam kelompok klon penghasil lateks kayu dengan produksi awal rendah Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kelemahan tersebut adalah dengan memberikan perlakuan stimulan sejak awal penyadapan Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bagaimana pengaruh penggunaan stimulan sejak awal penyadapan untuk peningkatan produksi klon IRR 39 Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Sembawa menggunakan rancangan acak kelompok RAK dengan lima perlakuan aplikasi stimulan dan dua ulangan Pemberian stimulan sejak awal penyadapan terbukti dapat meningkatkan produksi g p s dari 164 181 terhadap kontrol Perlakuan S 2 d4 Ethrel 2 dan S 2 d4 Ethrel 2 5 menghasilkan produksi kg ha th lebih rendah karena jumlah hari sadap yang lebih sedikit dibanding kontrol Peningkatan produksi karet kering kg ha th selama 7 tahun pengamatan terdapat pada perlakuan S 2 d3 Ethrel 2 5 136 terhadap kontrol dan S 2 d3 Ethrel 2 123 terhadap kontrol Perlakuan S 2 d3 Ethrel 2 5 memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya Penggunaan stimulan sejak awal sadap ternyata tidak berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan lilit batang pertumbuhan kulit

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/100-jurnal-penelitian-karet-31-117.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • ISOLASI DAN KARAKTERISASI GEN SITRAT SINTASE BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DARI FILOSFER Hevea brasiliensis Muell. Arg
    English Version Skip to content ISOLASI DAN KARAKTERISASI GEN SITRAT SINTASE BAKTERI Pseudomonas aeruginosa DARI FILOSFER Hevea brasiliensis Muell Arg Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri utama di dalam rizosfer yang mempunyai sifat sifat yang dapat dimanfaatkan di dalam pertanian dan lingkungan Bakteri tersebut mensekresikan asam organik yang dapat melepaskan fosfor dan melindungi akar dari keracunan aluminium Sitrat merupakan asam organik yang dominan disekresikan oleh Pseudomonas di dalam tanah Sitrat menunjukkan afinitas terhadap aluminium dan menyediakan fosfor yang lebih tinggi dibandingkan asam organik lainnya Asam organik ini disintesis dari sebuah reaksi antara aksaloasetat dan asetil KoA dikatalisis oleh sitrat sintase CS di dalam siklus Kreb Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi dan meng karakterisasi sitrat sintase dari Pseudomonas aeruginosa yang telah diisolasi dari permukaan daun tanaman karet Primer spesifik untuk gen CS didesain berdasarkan sekuen gen sitrat sintase beberapa bakteri yang disimpan di Genbank Primer tersebut digunakan untuk mengamplifikasi gen CS dengan menggunakan mesin PCR Gen CS telah berhasil diisolasi dari bakteri filosfere Pseudomonas aerugunosa Gen CS Pseudomonas aeruginosa PaCS tersebut terdiri atas 1287 pb dan menyandikan 428 asam amino PaCS mempunyai kesamaan asam amino yang tinggi dan hidrofobisitas dengan CS bakteri lainnya dan diduga mempunyai persamaan aktivitas enzim Kegiatan Previous Selanjutnya 1

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/101-jurnal-penelitian-karet-31-127.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive

  • EVALUASI PENGOLAHAN DAN MUTU BAHAN OLAH KARET RAKYAT (BOKAR) DI TINGKAT PETANI KARET DI SUMATERA SELATAN
    dilakukan dengan metode survei dengan memilih sampel secara purposive yaitu daerah daerah yang merupakan sentra karet Pengambilan data dilakukan melalui metode Focus Group Discussion FGD yang melibatkan perangkat perangkat desa dan diikuti wawancara dengan petani dan pengamatan visual terhadap mutu bokar yang dihasilkan petani Hasil survei menunjukkan bahwa penerapan Permentan dan Permendag belum dilaksanakan sepenuhnya di tingkat petani Hal ini dikarenakan peraturan dari lembaga pemasaran yang belum tegas untuk menolak

    Original URL path: http://www.puslitkaret.co.id/jurnal-penelitian-karet/102-jurnal-penelitian-karet-31-139.html (2016-02-15)
    Open archived version from archive