archive-id.com » ID » S » SWA.CO.ID

Total: 1283

Choose link from "Titles, links and description words view":

Or switch to "Titles and links view".
  • Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti - Majalah SWA Online
    jadi tapi belum terjual Saya sengaja membelinya di pasar perdana setelah pembangunannya selesai oleh si pengembang tuturnya Rumah di kawasan itu sudah laku sekitar 70 80 Jadi Budi membeli unit rumah yang masih tersisa Budi pun melobi pihak pengembang agar diberi potongan harga sebesar 50 Saya mencari potongan harga kalau membeli borongan Angkanya bervariasi antara 30 sampai 50 ucapnya Lalu Budi mengumpulkan modal tambahan dari investor Kebetulan investornya itu kolega koleganya Bud yang sudah saling mengenal satu sama lain Sebagai pendiri Komunitas Tangan Di Atas jaringan Budi sangat luas Dia juga dipercaya karena rekam jejaknya positif Anggota komunitas yang berdiri sejak tahun 2007 ini mencapai 25 ribu orang Anggotanya adalah pengusaha UKM beromset Rp 10 juta hingga Rp 7 miliar per tahun Pembeli rumah di Ciledug itu teman teman yang sudah saya kenal katanya Para pembeli kata Budi ada yang menjadi pengguna alias end user dan investor Berikutnya Budi menyelesaikan transaksi pembelian rumah rumah tersebut Potongan harga yang 50 itu dibagi lagi ke pembeli sebesar 40 dan kepada saya 10 ucapnya Harga rumah tersebut berkisar Rp 300 hingga Rp 400 juta per unit Skema tersebut memberinya keuntungan 10 per unit Win win solution hasilnya bagi kedua belah pihak tegasnya Hasil keuntungannya diputar kembali untuk memborong 12 unit rumah toko ruko yang berlokasi di salah satu kawasan komersial di Jakarta Rukonya ini sudah terjual 10 unit Dia menjualnya kepada rekan rekannya Saya masih ada 2 unit ruko katanya Harga belinya sekitar Rp 360 juta Cara membelinya hampir sama dengan skema pembelian rumah di Ciledug Tangerang Banten Bagi Budi berinvestasi properti yang menguntungkan itu ada dua hal Pertama membeli apartemen di kawasan strategis untuk disewakan Kedua membeli properti yang berdekatan dengan transportasi publik seperti dekat stasiun kereta atau jalur bus Kalau dua aspek ini bisa kita dapatkan mudah mudahan bisa mendapat capital gain yang tinggi jelasnya Ke depan ia terus mencari properti lainnya Ia masih akan menggunakan gayanya yaitu memborong rumah atau apartemen serta diberi potongan harga yang cukup tinggi Biar dapat untung ucapnya Berbicara keuntungan Budi tidak mematok target capital gain karena keuntungannya yang diperolehnya bervariasi Tergantung lokasinya pungkas Budi RELATED POST Pelindo III Kelola Konsesi Terminal Teluk Lamong Selama 72 Tahun Perluas Akses KPR Jamkrindo Gandeng Bank DKI Dorong Investasi BI Perlu Turunkan BI Rate Jurus Investasi Properti Irwanto Oentung Kiat Investasi Goenawan Loekito Nathalia Sunaidi Investasi Properti di 2015 Lebih Menggiurkan Tweet Investasi Properti swa 2015 Budi Rachmat Komuntas Tangan Di Atas Profile Portfolio No Comments Print this News Solusi Datascrip untuk Furnitur Ergonomis Kantor Previous News Next News APTISI Kembangkan PJJ Berbasis E Learning Related News Mantan CEO Perusahaan Busana Muslim Jadi Bos Baru PT Pos Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuk Gilarsi Wahyu Setijono sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia Persero Read More Tweet Ini Tiga Serangkai Pendiri Startup Lokal Dwi Ardiansyah Balik ke Indonesia Bawa Berkah Isyana Bagoes Oka Kiprah Mantan Jurnalis di Partai Politik Paulus Sutisna Sebut Diri Pembantu DBS Imelda Fransisca Kendalikan Bisnis Properti Olympic Prita Kemal Gani Menyatukan ASEAN dengan Jaringan PR Irvan Kolonas

    Original URL path: http://swa.co.id/profile/budi-rachmat-menggulung-untung-dari-borong-properti (2016-01-01)
    Open archived version from archive

  • Lelang Sukuk Negara Didorong Sentimen Paket Kebijakan Ekonomi - Majalah SWA Online
    nilai dari lelang sukuk yang dimenangkan pemerintah adalah sebesar Rp 1 73 triliun Penawaran yang masuk ke seri SPN S 07042016 sebesar Rp 1 47 triliun dan yang dimenangkan pemerintah Rp 1 triliun dengan yield rata rata tertimbang 7 25 dan imbalan diskonto Dalam lelang seri ini yield terendah mencapai 7 18 dan yield tertinggi 8 Seri ini jatuh tempo pada 7 April 2016 Investor lebih banyak masuk ke seri SPN S daripada kedua seri lainnya karena tenornya lebih pendek Investor lebih menyukai sukuk bertenor pendek karena bisa mengukur tingkat risikonya dibandingkan sukuk bertenor panjang urai Reza Tenpr di seri lainnya yakni PBS006 jatuh tempo pada 15 September 2006 dan PBS009 jatuh tempo di 25 Januari 2018 Seri PBS006 yang diserap Rp 605 miliar dari penawaran yang masuk Rp 867 10 miliar dengan yield rata rata tertimbang 8 25 Adapun yiled terendah di seri ini asebesar 8 59 dan yield tertinggi 10 12 Sedangkan PBS009 menyerap Rp 125 miliar dari total penawawan yang masuk Rp 653 miliar Yield rata rata tertimbangnya 7 75 Sedangkan yield terendah 8 56 dan yield tertinggi 9 65 Kalau melihat nilai dan imbal hasil dari kedua seri PBS itu investor tampaknya lebih atraktif di PBS006 karena imbal hasilnya lebih tinggi dari imbal hasil yang ditawarkan PBS009 kata Reza Reza memprediksi investor akan kembali menyemarakkan pasar obligasi karena pada akhir tahun pasar keuangan akan kembali memantul ke zona positif menyusul paket kebijakan yang sudah diumumkan tersebut Pemodal juga berharap pemerintah segera merealisasikan paket kebijakan inilah faktor yang mempengaruhi sentimen pasar ungkapnya Selain itu Reza menambahkan pasar obligasi dalam dua pekan terakhir ini membaik memanfaatkan momentum dari kebijakan pemerintah Jadi Investor akan memanfaatkan semua momentum untuk memburu obligasi yang menawarkan imbal hasil yang menarik ucap Reza Investor akan mencermati perkembangan terkini dari kebijakan ekonomi pemerintah serta pasar keuangan domestik Belakangan ini gejolak pasar keuangan cenderung mereda seperti penguatan Indeks Harga Saham Gabungan dan penguatan kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat IHSG pada perdagangan Selasa ini ditutup menguat menguat 0 35 ke level 4 585 poin dibandingkan penutupan di hari sebelumnya Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia BEI Obligasi Berkelanjutan I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015 yang diterbitkan oleh PT Waskita Karya Persero Tbk tercatat pada 19 Oktober Obligasi ini dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp 1 5 triliun yang terdiri dari Seri A dengan nilai nominal Rp 350 miliar dan jangka waktu 3 tahun dan Seri B dengan nilai nominal Rp 1 15 triliun dan jangka waktu 5 tahun Dengan pencatatan tersebut maka total emisi Obligasi dan sukuk yang sudah tercatat hingga Oktober ini adalah 41 emisi dari 34 emiten senilai Rp 53 99 triliun Dari sisi nilai emisi pencatatan obligasi dan sukuk telah melampaui pencapaian di sepanjang 2014 dengan total nilai emisi Rp46 84 triliun dari hasil penerbitan 49 obligasi dan sukuk Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sampai saat ini berjumlah 275 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 251 62 triliun dan US 100 juta diterbitkan oleh 104 emiten RELATED

    Original URL path: http://swa.co.id/portfolio/lelang-sukuk-negara-didorong-sentimen-paket-kebijakan-ekonomi (2016-01-01)
    Open archived version from archive

  • The Fed Rate Tidak Berubah, Saatnya Investasi Jangka Pendek - Majalah SWA Online
    mengenai apa yang sebenarnya terjadi di luar Indonesia ujarnya Meskipun di pasar Indonesia sendiri juga ada sentimen positif yang baru baru ini datang dari right issue HM Sampoerna HMSP senilai US 12 triliun Selain itu kebijakan paket ekonomi ke 3 yang dikeluarkan Presiden Jokowi pada 7 Oktober 2015 lalu ternyata diprediksi akan membuat saham saham di industri infrastruktur khususnya transportasi seperti Garuda Indonesia GIAA akan diapresasi bagus oleh investor Pasalnya dalam paket tersebut juga terdapat kebijakan perubahan harga bahan bakar pesawat terbang alias avtur yakni avtur untuk penerbangan internasional turun sebesar 5 3 dan untuk penerbangan domestik turun 1 4 Faktor eksternal lainnya adalah kini Tiongkok mengubah strateginya Semula Tiongkok yang fokus pada kuantitas produksi dan ekspor kini berubah menjadi fokus pada strategi harga Sejumlah barang Tiongkok yang beredar di pasar dunia seperti smartphone dibuat dengan spesifikasi cukup outstanding tetapi mereka berani menwarkannya dengan harga sangat murah Korporasi di Tiongkok kini fokus pada produk produk inovatif yang harganya sangat kompetitif meski marginnya tipis tujuannya adalah meningkatkan nilai ekspor mereka ungkap Taye Presiden Direktur CIMB Principal Asset Fajar R Hidajat yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan kebijakan Fed Rate dan sejumlah global driver masih akan memberikan pengaruh hingga akhir 2015 dan awal 2016 selanjutnya di pertengahan 2016 nanti kemungkinan domestic driver yang akan berperan besar dalam menggerakan pasar Kami sendiri akan lebih banyak menawarkan yang syariah dibandingkan dengan yang konvensional sesuai dengan kebijakan OJK ujarnya Lebih lanjut menurut Fajar volatilitas pasar di tahun 2016 nanati akan lebih moderat dibandingkan tahun ini EVA RELATED POST Pelindo III Kelola Konsesi Terminal Teluk Lamong Selama 72 Tahun Dorong Investasi BI Perlu Turunkan BI Rate IPOT Fund Targetkan Transaksi Minimal Rp3 Triliun Sikap LBH Pers terhadap Kasus Indar IM2 LIKA LIKU SUKSES ILMUWAN ENTREPRENEUR SWA EDISI 05 2012 12 Tahun Indonesia Best Brand Award MENGUAK RACIKAN GOLDEN PLATINUM BRAND SWA Edisi 19 2013 Tweet Investasi riset swa 2015 daewoo securities fajar hidajat Portfolio No Comments Print this News Hari Asuransi 2015 Momentum Tingkatkan Edukasi Previous News Next News Ira Puspa Dewi Misi Mengentalkan Keindonesiaan Sarinah Related News Sepanjang Tahun 2015 SMF Terbitkan Obligasi Rp 1 57 Triliun PT Sarana Multigriya Finansial Persero atau SMF kembali menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Read More Tweet JFX akan Luncurkan Pasar Fisik Teh Pertama Majoris Ramaikan Industri Manajer Investasi FXTM Prediksikan US akan Tetap Menguat Tahun 2016 Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti Lelang Sukuk Negara Didorong Sentimen Paket Kebijakan Ekonomi Volume Transaksi BBJ Naik Tipis 9 Menteri Darmin Kesuksesan Paket Ekonomi Tergantung Rupiah Unitlink Terbaru Prudential Incar Pasar Usia 18 25 Tahun Leave a Reply Cancel Reply Your email address will not be published Required fields are marked as Comment Name E Mail Website 2 10 Please enter an answer in digits seven 1 Terpopuler Ini Tarif Baru Go Jek Masih Mau Pesan Mantan CEO Perusahaan Busana Muslim Jadi Bos Baru PT Pos Libur Panjang Tapi Omzet Pedagang di Pasar Klewer Turun Go Jek Perkenalkan Layanan Baru Go Tix Arief Widhiyasa Tinggalkan Bangku Kuliah

    Original URL path: http://swa.co.id/portfolio/the-fed-rate-tidak-berubah-saatnya-investasi-jangka-pendek (2016-01-01)
    Open archived version from archive

  • Volume Transaksi BBJ Naik Tipis 9% - Majalah SWA Online
    menjadi salah satu negara pertama yang mengatur perdagangan SPA dalam undang undang Jadi penawaran perdagangan oleh perusahaan yang tidak terdaftar sebagai anggota bursa adalah ilegal ujar Stephanus Stephanus menjelaskan dalam transaksi SPA nasabah bertransaksi dengan pedagang penyelenggara melalui pialang Maka pialang hanya menyalurkan amanat Hal ini dilakukan untuk mengeliminir conflict of interest Transaksi di registrasi oleh pialang dan pedagang penyelenggara ke bursa lembaga kliring dan Bappebti Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Data transaksi dikelola bursa dan lembaga kliring melakukan marked to market sementara Bappebti memonitor perdagangan secara aktif Peran kami dari sisi BBJ adalah memantau dan memastikan seluruh transaksi yang terjadi dalam SPA telah dilaporkan ke Bursa Berjangka dan didaftarkan ke Lembaga Kliring Berjangka Kami juga akan menyampaikan laporan bulanan triwulanan dan tahunan atas transaksi SPA kepada Bappepti Semua ini dilakukan untuk melindungi nasabah jelas Stephanus Sementara itu Direktur BBJ Donny Raymod menjelaskan saat ini jumlah pialang yang sudah resmi bergabung dengan BBJ berjumlah 61 perusahaan Untuk memudahkan perusahaan pialang yang legal dan ilegal Donny menjelaskan ciri ciri pialang yang legal antara lain Pertama terdapat kata Berjangka atau Futures di belakang nama perusahaannya Ke dua memiliki izin usaha dari Bappebti yang langsung di bawah komando Kementerian Perdagangan Ke tiga penyetoran dana harus ke rekening terpisah bukan rekening direktur atau staff perusahaan pialang Direktur Utama PT Rifan Financindo Berjangka Teddy Prasetya yang merupakan salah satu anggota BBJ berpendapat bahwa Industri perdagangan berjangka akan bisa tumbuh jauh lebih cepat bila didukung oleh semua stakeholder yang terkait Teddy melanjutkan tujuan dibentuknya perdagangan berjangka yaitu membentuk harga komoditi menjadi tuan rumah di negeri sendiri yang tujuan akhirnya untuk mensejahterakan para petani dan pembangunan ekonomi Indonesia Untuk menuju tuan rumah di negeri sendiri itu perlu dukungan yang nyata dari pemerintah Untuk itu kami berharap pemerintah Jokowi JK memberikan atensi dan dukungan dalam pengembangan agro industri serta peningkatan tingkat kesejahteraan petani domestik ujar Teddy RELATED POST Pelindo III Kelola Konsesi Terminal Teluk Lamong Selama 72 Tahun JFX Luncurkan Kontrak Berjangka Emas 100 Gram Dorong Investasi BI Perlu Turunkan BI Rate Sikap LBH Pers terhadap Kasus Indar IM2 IPOT Fund Targetkan Transaksi Minimal Rp3 Triliun Perluas Akses KPR Jamkrindo Gandeng Bank DKI Tweet BBJ komoditas JFX Direktur Utama JFX swa 2015 Stephanus Paulus Lumintang Portfolio No Comments Print this News Hadapi MEA PR Perlu Tingkatkan Kompetensi Previous News Next News Humas di Lembaga Pemerintahan Harus Dibenahi Related News Sepanjang Tahun 2015 SMF Terbitkan Obligasi Rp 1 57 Triliun PT Sarana Multigriya Finansial Persero atau SMF kembali menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Read More Tweet JFX akan Luncurkan Pasar Fisik Teh Pertama Majoris Ramaikan Industri Manajer Investasi FXTM Prediksikan US akan Tetap Menguat Tahun 2016 Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti Lelang Sukuk Negara Didorong Sentimen Paket Kebijakan Ekonomi The Fed Rate Tidak Berubah Saatnya Investasi Jangka Pendek Menteri Darmin Kesuksesan Paket Ekonomi Tergantung Rupiah Unitlink Terbaru Prudential Incar Pasar Usia 18 25 Tahun Leave a Reply Cancel Reply Your email address will not be published Required fields are marked as Comment Name E Mail

    Original URL path: http://swa.co.id/portfolio/volume-transaksi-bbj-naik-tipis-9 (2016-01-01)
    Open archived version from archive

  • Menteri Darmin: Kesuksesan Paket Ekonomi Tergantung Rupiah - Majalah SWA Online
    beli dolar juga masih ada katanya Sekretaris ISEI itu menambahkan Indonesia harus mencari sumber sumber dana masuk guna memperkuat nilai tukar rupiah yang masih fluktuatif Ada tiga cara Yang pertama mengubah Surat Utang Negara menjadi Surat Utang Luar Negeri supaya kita punya cadangan katanya Kedua kata Aviliani ialah menindaklanjuti regulasi pembebasan visa agar pemerintah daerah tanggap terhadap kedatangan turis asing Kita sudah memberikan bebas visa kepada 47 negara jadi harus di follow up supaya turisme bisa lebih cepat berkembang katanya Ketiga ialah pengaturan arus kas cash flow Bank Indonesia dan pemerintah supaya nilai tukar rupiah menjadi stabil Karena kalau stabil pasti investasi jalan Kalau tidak stabil terlalu melemah orang tidak bisa memprediksi harga ujarnya Tempo co RELATED POST Penguatan Rupiah Tertahan IPOT Fund Targetkan Transaksi Minimal Rp3 Triliun YOUNG COOL ENTREPRENEURS SWA EDISI 04 2012 Dimana pun Anda Tetap Baca Majalah SWA Versi Digital Kirim Uang Lewat Telepon Selular Bakal Mewabah Upaya YDBA Menyiapkan UMKM Binaan Hadapi MEA 2015 Tweet Bisnis Rupiah Usaha Darmin Nasution aviliani paket ekonomi III Portfolio No Comments Print this News Menteri Saleh Minta Proyek Pembangkit Gunakan Produk Lokal Previous News Next News ADB Gelontorkan US 5 Miliar untuk Percepatan Migrasi Energi Related News Sepanjang Tahun 2015 SMF Terbitkan Obligasi Rp 1 57 Triliun PT Sarana Multigriya Finansial Persero atau SMF kembali menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Read More Tweet JFX akan Luncurkan Pasar Fisik Teh Pertama Majoris Ramaikan Industri Manajer Investasi FXTM Prediksikan US akan Tetap Menguat Tahun 2016 Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti Lelang Sukuk Negara Didorong Sentimen Paket Kebijakan Ekonomi The Fed Rate Tidak Berubah Saatnya Investasi Jangka Pendek Volume Transaksi BBJ Naik Tipis 9 Unitlink Terbaru Prudential Incar Pasar Usia 18 25 Tahun Leave a Reply Cancel Reply Your email address will not be published Required fields are

    Original URL path: http://swa.co.id/portfolio/menteri-darmin-kesuksesan-paket-ekonomi-tergantung-rupiah (2016-01-01)
    Open archived version from archive

  • Unitlink Terbaru Prudential Incar Pasar Usia 18-25 Tahun - Majalah SWA Online
    produk unit link produk tersebut juga menawarkan potensi hasil investasi jangka panjang yang dapat digunakan untuk biaya pendidikan tinggi anak di masa depan Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Prudential Indonesia pada tahun 2015 para orang tua di Indonesia menyadari dan memprioritaskan pentingnya mempersiapkan pendidikan yang terbaik bagi anak namun banyak di antara mereka belum mengambil langkah nyata untuk mewujudkannya Bahkan banyak pula orang tua yang belum memiliki gambaran akan besarnya biaya pendidikan tinggi di masa depan Survei yang sama juga menunjukkan bahwa 86 rsponden memandang penting perlunya produk asuransi pendidikan memiliki manfaat pembayaran premi yang diteruskan oleh perusahaan saat orang tua tidak mampu membayar premi lanjutan akibat terjadinya resiko sehingga perlindungan pada anak dapat terus berjalan dan potensi hasil investasi di jangka panjang tetap bisa didapat Selain itu 71 responden menyatakan bahwa mereka memandang penting adanya manfaat tunjangan bulanan yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi dalam produk asuransi pendidikannya agar ada daba tunai yang dapat digunakan secara bulanan untuk kepentingan anak ketika resiko terjadi pada orang tua sebagai pemegang polis Kami ingin membantu para orang tua di Indonesia untuk menyiapkan hari depan anak mereka Membawa anak mencapai pendidikan formal yang setinggi mungkin merupakan cita cita orang tua yang sangat penting untuk dilindungi Selain itu kami juga ingin mengingatkan bahwa pendidikan non formal dalam perjalanan menuju pendidikan tinggi tersebut juga perlu dilindungi untuk menunjang dan membantu anak anak dalam menghadapi persaingan yang akan semakin berat di masa yang akan datang ujar Rinaldi Mudahar Presiden Direktur Prudential Indonesia RELATED POST Ini Rahasia Premi Prudential Indonesia Capai Rp7 Triliun Pelindo III Kelola Konsesi Terminal Teluk Lamong Selama 72 Tahun Bisnis Prudential Indonesia Merekah di Semester I 2013 Tingkatkan Kualitas Pemasaran Prudential Resmikan PRUsales Academy IPOT Fund Targetkan Transaksi Minimal Rp3 Triliun 25 Tahun Nelly untuk Manulife Indonesia Tweet Asuransi Prudential Indonesia swa2015 Rinaldi Mudahar PRUlink Edu Protection Portfolio No Comments Print this News Tips Memotret Hewan Liar di Hari Badak Internasional Previous News Next News Pendopo Gelar Batik Day untuk Peringati Hari Batik Related News Sepanjang Tahun 2015 SMF Terbitkan Obligasi Rp 1 57 Triliun PT Sarana Multigriya Finansial Persero atau SMF kembali menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Read More Tweet JFX akan Luncurkan Pasar Fisik Teh Pertama Majoris Ramaikan Industri Manajer Investasi FXTM Prediksikan US akan Tetap Menguat Tahun 2016 Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti Lelang Sukuk Negara Didorong Sentimen Paket Kebijakan Ekonomi The Fed Rate Tidak Berubah Saatnya Investasi Jangka Pendek Volume Transaksi BBJ Naik Tipis 9 Menteri Darmin Kesuksesan Paket Ekonomi Tergantung Rupiah Leave a Reply Cancel Reply Your email address will not be published Required fields are marked as Comment Name E Mail Website o 2 Please enter an answer in digits 13 seven Terpopuler Ini Tarif Baru Go Jek Masih Mau Pesan Mantan CEO Perusahaan Busana Muslim Jadi Bos Baru PT Pos Libur Panjang Tapi Omzet Pedagang di Pasar Klewer Turun Go Jek Perkenalkan Layanan Baru Go Tix Arief Widhiyasa Tinggalkan Bangku Kuliah Demi Agate Rina Laurentie Dari Bankir Banting Setir ke Baby Spa Kontrak

    Original URL path: http://swa.co.id/portfolio/unitlink-terbaru-prudential-incar-pasar-usia-18-25-tahun (2016-01-01)
    Open archived version from archive

  • Akhir Tahun 2015 IHSG Diprediksi Level 3.947 - Majalah SWA Online
    di Jakarta 3 9 Namun demikian momentum di pasar modal tersebut memiliki dampak yang terbatas pada ekonomi riil penduduk Indonesia mengingat pasar modal Indonesia lebih banyak digerakkan oleh asing Pasar saham Indonesia disebutkan sampai tahun 2011 digerakkan oleh pemulihan fundamental seperti yang ditunjukkan tren Return on Equity RoE yang meningkat Sedangkan untuk tren ROE berbalik arah sejak 2011 Hal tersebut menunjukkan bahwa gerak pasar saham Indonesia lebih disebabkan oleh aspek kelebihan likuiditas dari program quantitative easing QE bank sentral AS yang ditunjukkan juga dengan neraca The Fed Selain itu data kami menunjukkan bahwa asing belum usai melaksanakan seluruh aksi penjualnnya Posisi jual bersih asing pada tahun 2013 mencapai US 3 8 miliar vs net beli US 99 5 juta sampai dengan tahun ini terang Taye kembali Hal tersebut mengindikasikan tekanan jual masih mengintai pasar saham Indonesia dalam waktu dekat Lebih jauh lagi baik dari sisi relatif dan historis valuasi pasar saham Indonesia saat ini tidak murah yaitu 54 premium terhadap rekannya di Asia dan 21 premium terhadap rata rata 10 tahun terkahir Agar investasi dapat terus berjalan KDB Daewoo Securitas menyarakankan untuk melakukan pendekatan investasi pada saham saham perusahaan yang pendapatannya jelas seperti perbankan consumer dan utilities Lalu investasi dengan valuasi rendah yang semakin baik seperti saham GGRM BMTR dan SOCI PBRX atau ISSP EVA RELATED POST Pelindo III Kelola Konsesi Terminal Teluk Lamong Selama 72 Tahun 12 Tahun Indonesia Best Brand Award MENGUAK RACIKAN GOLDEN PLATINUM BRAND SWA Edisi 19 2013 Dorong Investasi BI Perlu Turunkan BI Rate Perluas Akses KPR Jamkrindo Gandeng Bank DKI Danareksa Investment Management Optimis Indeks Tembus 4 400 Sektor Konsumer dan Media Jadi Primadona Tweet IHSG swa 2015 Taye Shim KDB Daewoo Ekonomi melemah Portfolio Capital Market No Comments Print this News Heybeb com Kenalkan Fashion dengan Konsep Kurator Previous News Next News Donasi Toyota Untuk Solo Related News Sepanjang Tahun 2015 SMF Terbitkan Obligasi Rp 1 57 Triliun PT Sarana Multigriya Finansial Persero atau SMF kembali menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Read More Tweet JFX akan Luncurkan Pasar Fisik Teh Pertama Majoris Ramaikan Industri Manajer Investasi FXTM Prediksikan US akan Tetap Menguat Tahun 2016 Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti Lelang Sukuk Negara Didorong Sentimen Paket Kebijakan Ekonomi The Fed Rate Tidak Berubah Saatnya Investasi Jangka Pendek Volume Transaksi BBJ Naik Tipis 9 Menteri Darmin Kesuksesan Paket Ekonomi Tergantung Rupiah Unitlink Terbaru Prudential Incar Pasar Usia 18 25 Tahun Leave a Reply Cancel Reply Your email address will not be published Required fields are marked as Comment Name E Mail Website ne se ent en Please enter an answer in digits 5 one Terpopuler Ini Tarif Baru Go Jek Masih Mau Pesan Mantan CEO Perusahaan Busana Muslim Jadi Bos Baru PT Pos Libur Panjang Tapi Omzet Pedagang di Pasar Klewer Turun Go Jek Perkenalkan Layanan Baru Go Tix Arief Widhiyasa Tinggalkan Bangku Kuliah Demi Agate Rina Laurentie Dari Bankir Banting Setir ke Baby Spa Kontrak Karya Selesai HIPMI Imbau Pemerintah Ambil Alih Freeport CEO Interview Rahasia CEO GMP Kelola Karyawan

    Original URL path: http://swa.co.id/portfolio/akhir-tahun-2015-ihsg-diprediksi-level-3-947 (2016-01-01)
    Open archived version from archive

  • Jurus Investasi Properti Irwanto Oentung - Majalah SWA Online
    masing untuk mengolah proyeknya Semua berpikiran untuk menjual proyeknya secara cepat dengan profit besar Untuk itu semua akan berlomba lomba untuk menawarkan sesuatu yang spesifik agar pembeli tertarik Adanya persaingan atau kompetisi adalah wajar Walaupun demikian perlu diterapkan prinsip Sun Zu yaitu sebelum terjun ke medan pertempuran haruslah menganalisa keadaan pasar dan kekuatan kompetitor agar dapat sukses Yang harus diperhatikan pada umumnya properti mengisyaratkan 3 faktor penting yaitu lokasi lokasi dan lokasi tegasnya Pria lulusan Magister Management dari Universitas Esa Unggul Jakarta ini juga menambahkan masih ada faktor lain yang penting yaitu menganalisa segmentasi pasar dan jumlah penduduk Selain itu dalam membangun bisnis properti ini tentu memiliki resiko yang sangat tinggi sehingga pengusaha yang akan terjun ke bisnis properti ini perlu keberanian untuk mengambil risiko untuk keluar dari comfort zone Saya memiliki prinsip investasi sistem piramida Dengan sistem piramida investasi akan mengikuti proporsi tertentu yang akan menjamin agar aset kita tidak hilang di saat krisis lanjutnya Sebuah survei dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa penjualan properti hunian di kuartal 1 tahun 2015 mengalami penurunan signifikan dalam perbandingan quarter to quarter q q Hasil dari penjualan di kuartal pertama tahun 2015 mencatat pertumbuhan 26 6 dibandingkan dengan 40 1 di kuartal ke 4 tahun 2014 Sementara itu tingkat pencairan pijaman hipotek di bank bank untuk rumah dan apartemen di kuartal 1 tahun 2015 naik hanya 0 12 q q dibandingkan kuartal sebelumnya EVA RELATED POST Pelindo III Kelola Konsesi Terminal Teluk Lamong Selama 72 Tahun Dorong Investasi BI Perlu Turunkan BI Rate Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti Alon alon Asal Kelakon Investasi di Tahun Kambing Kayu Nathalia Sunaidi Investasi Properti di 2015 Lebih Menggiurkan Kiat Investasi Goenawan Loekito Tweet Investasi Properti swa 2015 Pollux Properties Irwanto Oentung Portfolio No Comments Print this News Sheryl Sheinafia Ditunjuk sebagai Brand Ambassador Garnier Pure Active Previous News Next News Asuransi Jiwa Tumbuh Positif di Tengah Perlambatan Ekonomi Related News Sepanjang Tahun 2015 SMF Terbitkan Obligasi Rp 1 57 Triliun PT Sarana Multigriya Finansial Persero atau SMF kembali menerbitkan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Read More Tweet JFX akan Luncurkan Pasar Fisik Teh Pertama Majoris Ramaikan Industri Manajer Investasi FXTM Prediksikan US akan Tetap Menguat Tahun 2016 Budi Rachmat Menggulung Untung dari Borong Properti Lelang Sukuk Negara Didorong Sentimen Paket Kebijakan Ekonomi The Fed Rate Tidak Berubah Saatnya Investasi Jangka Pendek Volume Transaksi BBJ Naik Tipis 9 Menteri Darmin Kesuksesan Paket Ekonomi Tergantung Rupiah Unitlink Terbaru Prudential Incar Pasar Usia 18 25 Tahun Leave a Reply Cancel Reply Your email address will not be published Required fields are marked as Comment Name E Mail Website 1 6 Please enter an answer in digits one two Terpopuler Ini Tarif Baru Go Jek Masih Mau Pesan Mantan CEO Perusahaan Busana Muslim Jadi Bos Baru PT Pos Libur Panjang Tapi Omzet Pedagang di Pasar Klewer Turun Go Jek Perkenalkan Layanan Baru Go Tix Arief Widhiyasa Tinggalkan Bangku Kuliah Demi Agate Rina Laurentie Dari Bankir Banting Setir ke Baby Spa Kontrak Karya Selesai HIPMI Imbau Pemerintah Ambil

    Original URL path: http://swa.co.id/portfolio/jurus-investasi-properti-irwanto-oentung (2016-01-01)
    Open archived version from archive



  •